REVITALIZING THE ROLE OF TEACHERS IN ENHANCING THE EFFECTIVENESS OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN THE DIGITAL ERA

DOI:
https://doi.org/10.35719/adabiyah.v6i1.941Keywords:
Islamic Religious Education, Digital Literacy, Teacher Role, Technology Integration, Pesantren, Character EducationAbstract
This study investigates the transformation of Islamic Religious Education (PAI) teachers' roles in the digital era, focusing on how they integrate technological advancements while maintaining the core values of Islamic education. Conducted as a qualitative case study at Pondok Pesantren Nurul Chotib Al-Qodiri 4, the research involved interviews, observations, and documentation analysis with asatid (teachers) and santri (students). The findings reveal that PAI teachers are evolving from traditional knowledge transmitters into multidimensional educators who also serve as moral exemplars and digital facilitators. Teachers are required to enhance their digital literacy, utilizing tools such as educational videos, digital Qur'an applications, and online platforms to deliver more relevant and engaging religious instruction. However, the study highlights that technological integration must be balanced with emotional engagement to preserve meaningful teacher-student relationships. The research offers a novel analytical framework linking spiritual values, teacher roles, and digital strategies, emphasizing the importance of continuous professional development. Despite its contributions, the study is limited by its narrow institutional focus and participant demographics. Future research should expand to various educational settings and adopt broader methodologies to generalize findings. Overall, the integration of technology into Islamic education is shown to be both an opportunity and a challenge, requiring a holistic approach that harmonizes tradition with innovation.
Penelitian ini mengkaji transformasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital, dengan fokus pada bagaimana mereka mengintegrasikan kemajuan teknologi sambil mempertahankan nilai-nilai inti pendidikan Islam. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus kualitatif di Pondok Pesantren Nurul Chotib Al-Qodiri 4, yang melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi dengan asatid (guru) dan santri (siswa). Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI berkembang dari sekadar penyampai pengetahuan menjadi pendidik multidimensi yang juga berfungsi sebagai teladan moral dan fasilitator digital. Guru dituntut untuk meningkatkan literasi digital mereka, dengan memanfaatkan alat seperti video pembelajaran, aplikasi Al-Qur'an digital, dan platform daring untuk menyampaikan materi agama yang lebih relevan dan menarik. Namun, penelitian ini juga menyoroti bahwa integrasi teknologi harus diimbangi dengan keterlibatan emosional untuk mempertahankan hubungan guru-siswa yang bermakna. Penelitian ini menawarkan kerangka analisis baru yang mengaitkan nilai-nilai spiritual, peran guru, dan strategi digital, dengan menekankan pentingnya pengembangan profesional berkelanjutan. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam lingkup institusi dan demografi peserta, sehingga disarankan penelitian lanjutan dengan metodologi yang lebih luas dan melibatkan berbagai latar belakang institusi serta jenjang pendidikan. Secara keseluruhan, integrasi teknologi dalam pendidikan agama Islam terbukti menjadi peluang dan tantangan, yang memerlukan pendekatan holistik yang mengharmoniskan tradisi dengan inovasi.
References
Akhyar, M., Junaidi, Supriyadi, Febriyani, S., & Gusli, R. A. (2024). Implementasi Kepemimpinan Guru PAI Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Teknologi di Era Digital. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(6), 4234–4248.
Al Ghani, Y. I., Susanto, H., & Ikhwan, A. (2023). Pendidikan Agama Islam: Problematika dan Tantangan. In Katalog Buku STAI Muhammadiyah Tulungagung.
Alfiah, P., Rahma, A., & Mufidah, V. N. (2025). Implementasi Teknologi Digital Dalam Pengelolaan Kelas Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 110–120.
Auliyah, D. D., & Nursalim, E. (2025). Optimalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Digital. Jurnal Kajian Islam Dan Sosial Keagamaan, 2(3), 394–402.
Depita, T. (2024). Pemanfaatan Teknologi Dalam Pembelajaran Aktif (Active Learning) Untuk Meningkatkan Interaksi dan Keterlibatan Siswa. TARQIYATUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Madrasah Ibtidaiyah, 3(1), 55–64. https://doi.org/10.36769/tarqiyatuna.v3i1.516
Fahroji, O. (2020). Implementasi Pendidikan Karakter. Qathruna, 7(1), 61–82
Fahrudin, R., Sollikhin, R., & Masruroh, A. (2024). Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Teknologi Artificial Intelligence Untuk Meningkatkan Interaksi Siswa. Mauriduna: Journal Of Islamic Studies, 5(1), 79–91. https://doi.org/10.37274/mauriduna.v5i1.1298
Fathanah, I., Hanifa, Z. A., Husein, A., Munawar, A., Sauri, S., Indonesia, U. P., Agama, N., & Nasional, P. (2025). Peran Guru Dalam Menjaga Pendidikan Nasional dan Nilai Agama di Era Digital. PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(1), 55–63.
Gazali, M., & Pransisca, M. A. (2021). Pentingnya Penguasaan Literasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah Dalam Menyiapkan Siswa Menghadapi Revolusi Industry 4.0. Jurnal Ilmiah Global Education, 2(1), 87–95. https://doi.org/10.55681/jige.v2i1.76
Mariana, D. (2024). Peran Konselor dalam Penanganan dan Pencegahan Masalah Kesehatan Mental Siswa di Sekolah. Prosiding : Sembiona (Seminar Nasional Bimbingan Konseling Undana), 2(1), 1–9.
Mualimin, Hafidz, M. A., Kamila, D. Z., & Rofiah, K. (2025). Optimalisasi Peran Guru Sebagai Agen Perubahan dalam Pendidikan dan Masyarakat di Era Digital. Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora, 6(1), 124–130.
Muid, A., Irsyadah, F., & Alivia, N. (2024). Urgensi Perilaku Keagamaan Terhadap Pergaulan Bebas. Ilmu Pengetahuan Dan Pendidikan Islam, 13(13), 1–16.
Pare, A., & Sihotang, H. (2023). Pendidikan Holistik untuk Mengembangkan Keterampilan Abad 21 dalam Menghadapi Tantangan Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27778–27787.
Pratiwi, H., Elisa, M., Ariyani, M., & Harahap, M. (2024). Literasi Digital Sebagai Inovasi Pembelajaran Dalam Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Islam Muta’allimin, 1(2), 79–92.
Putri, W., & Kurniawan, M. A. (2024). Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa ( Studi Kasus di MI Al-Khoeriyah Bogor ). Ilmu Multidisiplin, 4(4), 1–14.
Rizky Fadilla, A., & Ayu Wulandari, P. (2023). Literature Review Analisis Data Kualitatif: Tahap PengumpulanData. Mitita Jurnal Penelitian, 1(No 3), 34–46.
Safrudin, R., Zulfamanna, Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Journal Of Social Science Research, 3(2), 1–15.
Saifudin, A., Mudzakir, M. I. S., & Apriadi, B. D. (2024). Studi Pemikiran Pendidikan Islam Tradisional Dan Modern. CERMIN: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Berbasis Islam Nusantara, 3(2), 21–25.
Saputro, D., Damayanti, L., & Pratitis, W. T. (2024). Hubungan Filsafat Ilmu dengan Ilmu Pengetahuan di Era Digital. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 3(3), 84–92.
Sukriyah, T. M., Baharun, H., & Annisa, T. N. (2025). Dunia Tanpa Batas : Dampak Standar Teknologi Komunikasi Global Terhadap Interaksi Manusia. JIM: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(1), 90–107.
Sulistyarini, W., & Fatonah, S. (2022). Pengaruh Pemahaman Literasi Digital Dan Pemanfaatan Media Pembelajaran Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Era Digital Learning. Educational Learning and Innovation, 2(1), 42–72. https://doi.org/10.46229/elia.v2i1
Suryani, A., Mazani, T., & Murzal. (2024). Esensi dan Tujuan Pendidikan dalam Islam: Pendekatan Ta’lim, Tarbiyah, dan Ta’dib dalam Membentuk Insan Kamil. Journal of Scientific Studies and Multidisiplinary Research, 1(3), 104–114.
Syifa, A., & Ridwan, A. (2024). Pendidikan Karakter Islami di Era Digital : Tantangan dan Solusi Berdasarkan Pemikiran Sosial Imam Al-Ghazali. Social Studies in Education, 02(02), 107–122.
Tanggur, F. S., Koroh, L. I. D., Benufinit, Y. A., B., H., Mbuik, Naitili, C. A., Enstein, J., Wisnuwardana, & Wayan, I. G. (2025). Membina Komunitas Belajar Guru : Berbagi Praktik Baik dan Pengalaman Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Kabupaten Sabu Raijua. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 323–334.
Yusuf, B. (2024). Teknologi dan Personalisasi Pembelajaran Pendidikan Islam untuk Generasi Z. Journal of Instruction and Development Researches, 4(4), 277–285. https://doi.org/10.53621/jider.v4i4.344
Zahfa, F., Charisma, B., Zahrani, B., Afifah, N., & Korespondensi, E. P. (2025). Faktor-faktor Penghambat Optimalisasi Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Sekolah di Indonesia. Mesada: Journal of Innovative Research, 02(01), 252–261.
Zain, A., & Mustain, Z. (2024). Penguatan Nilai-Nilai Spiritual dan Moralitas di Era Digital melalui Pendidikan Agama Islam. JEMARI : Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 94–103
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tirta Rega Wardana , Zainal Arifin , Hannina Roisyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.